Berita Terkini

Image

GERAK CEPAT OP SUNGAI KAMPUNG PELANGI: ATASI SEDIMENTASI DAN TUMPUKAN SAMPAH

[ Bombana - 26 November 2025 ] - Dinas PUPR Bombana melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) menggelar kegiatan Operasional dan Pemerliharaan (OP) Sungai secara intensif. Kegiatan ini difokuskan pada upaya penggalian lumpur (sedimentasi) dan pembersihan timbunan sampah yang selama ini menjadi penyebab utama sumbatan air menuju muara sungai.

Penyebab Banjir dan Genangan Teratasi

Eksekutan Swakelola OP Aswan Azis, ST menyampaikan bahwa kondisi sungai di Kampung Pelangi telah mengalami pendangkalan parah akibat akumulasi lumpur dan sampah rumah tangga maupun kiriman.

"Aktivitas pembersihan ini sangat mendesak. Endapan lumpur yang tebal, ditambah sampah plastik dan material lain, telah mengurangi dimensi tampungan sungai secara drastis. Akibatnya, saat intensitas hujan tinggi, air sungai meluap dan mengakibatkan genangan," jelas Aswan.

                       KOndisi Awal(Kondisi Awal Aliran Sungai Kampung Pelangi yang mengalami pendangkalan)

Detail Pelaksanaan O&P

Kegiatan O&P ini melibatkan kombinasi alat berat dan partisipasi aktif dari masyarakat:

  1. Pengerukan/Penggalian Lumpur: Alat berat Ekcavator dikerahkan untuk mengeruk dan mengangkat lumpur serta sedimen yang mengendap di dasar sungai. Lumpur hasil galian kemudian dibuang ke lokasi yang telah ditentukan.

  2. Pembersihan Sampah: Petugas secara manual membersihkan berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik dan botol yang menyumbat aliran.

  3. Normalisasi Aliran: Setelah pengerukan, tim memastikan kontur dasar sungai kembali normal sehingga aliran air dapat bergerak lancar dan cepat menuju muara.

Komitmen Jangka Panjang dan Imbauan kepada Warga

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menanggulangi masalah saat ini, tetapi juga merupakan langkah awal menuju pengelolaan sungai yang berkelanjutan. Ditambah banyak kapal nelayan yang bertambat di daerah aliran, guna memudahkan aksesibilitas hasil tangkap lebih maksimal ke darat.

"Kunci keberhasilan jangka panjang adalah kesadaran kolektif. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai," tambah Aswan.

Diharapkan, dengan normalisasi dan pemeliharaan rutin ini, fungsi utama sungai sebagai saluran drainase dapat pulih sepenuhnya, dan Kampung Pelangi akan terhindar dari ancaman genangan maupun banjir di musim penghujan mendatang.