PENANGANAN LONGSORAN RUAS LAMOARE-LEMO
[Poleang Tenggara,11-03-2025] Hujan deras yang mengguyur wilayah Bombana selama beberpa hari terakhir menyebabkan longsor yang menutup beberapa akses jalan utama yang masih berupa perkerasan jalan. Akibatnya, arus lalu lintas terganggu dan beberapa kendaraan harus mencari jalur alternatif.
Tim OP (Operasional Pemeliharaan) Jalan Bidang Bina Marga dari Dinas PUPR Bombana bergerak cepat untuk menangani longsoran yang menghambat arus lalu lintas dan aktivitas warga.
Longsor terjadi pada Jalan Poros Lamoare-Lemo ini, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Material tanah menutupi badan jalan, membuat kendaraan tidak bisa melintas.
“Kami langsung menurunkan alat berat seperti ekskavator dan bulldozer untuk mempercepat proses pembersihan material longsor. Dalam beberapa jam, satu jalur sudah bisa dibuka sementara untuk kendaraan,” ujar Syamsuar.
Selain menggunakan alat berat, tim di lapangan juga berkoordinasi dengan warga sekitar untuk membantu pembersihan manual di beberapa titik yang sulit dijangkau mesin. Juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama di wilayah perbukitan dengan curah hujan tinggi.
Hingga saat ini, proses pembersihan masih berlangsung untuk memastikan seluruh jalur aman dan bisa dilewati kendaraan dengan normal. Pemerintah setempat juga tengah mengkaji langkah-langkah pencegahan lebih lanjut, seperti pembangunan tembok penahan tanah dan sistem drainase yang lebih baik guna mengurangi risiko longsor di masa mendatang.
Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan mengikuti informasi dari pihak berwenang terkait kondisi jalan, terutama saat musim hujan yang rawan bencana alam.(ms*)
