DISTAN BOMBANA BUKA PELATIHAN SERTIFIKASI JURU SEMBELIH HALAL
Assisten Bidang Pemerintahan Rusdiamin membuka acara pelatihan Juru Penyembelih Halal atau disingkat Juleha di Grand Hotel Lampusui Bombana, Selasa (3/6/2025) pagi.
Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana Dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Bombana memanfaatkan momentum Hari Raya Kurban, Idul Adha 2025 untuk meningkatkan kemampuan juru sembelih hewan. Upaya tersebut diwujudkan dengan memberikan pelatihan Juru Penyembelih Halal atau disingkat Juleha dan juga merupakan Program Kerja 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Bombana Ir. Burhanuddin, M. Si dan Ahmad Yani. S. Pd. M. Si.
Assisten Bidang Pemerintahan Rusdiamin membuka pelatihan yang diikuti oleh peserta Juleha tingkat kecamatan serta masyarakat umum. Rusdiamin menyatakan, kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan juru sembelih.
“Kegiatan ini selain untuk menghadapi Hari Raya Idul Adha 1446 H tahun 2025, serta upaya peningkatan kompetensi dan kemampuan kepada juru sembelih di Kabupaten Bombana dan juga merupakan salah satu program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana. Dalam hal ini akan berkolaborasi dengan bidang kesehatan hewan menyelenggarakan pelatihan Juleha (Juru Penyembelihan Hewan Halal),”
Jamin Kehalalan Daging Kurban, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana Gelar Sosialisasi Juleha.
“Tahun ini kebetulan dengan program Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana dan adanya Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak adalah salah satu motivasi diadakanya pelatihan hari ini, dengan harapan melalui pelatihan maka dapat meningkatkan keahlian dan kompetensi dari para juru sembelih termasuk memilih hewan qurban yang sehat,” ujar Surianto Wedda.
Pelatihan kali ini, lanjut Surianto meliputi teori dan praktik. Pemaparan materi dilaksanakan di Grand Lampusui dan untuk praktiknya dilansungkan di tempat masing-masing peserta pelatihan.
Adapun prinsip kesejahteraan hewan qurban. Yakni meliputi perebahan yang thoyibban, penyembelihan sekali sayat, darah keluar dengan tuntas, hewan benar-benar sudah mati sebelum pengulitan.
“Tujuan utama kegiatan pelatihan Juleha adalah untuk sosialisasi serta meningkatkan pengetahuan, kompetensi, kemampuan dan standarisasi dalam pelaksanaan penyembelihan ternak qurban baik sebelum maupun sesudah penyembelihan sampai dengan pendistribusian daging, serta memberikan pengetahuan tentang prinsip-prinsip kesejahteraan hewan,” jelasnya.
Sebelum diberikan materi, Surianto mengatakan, para peserta melaksanakan pretest dan setelah praktik peserta juga melaksanakan posttest yang akan diajarkan oleh para narasumber dari halal institut . Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui seberapa besar materi dan praktik yang dipahami dan diaplikasikan oleh para peserta.
“Sehingga daging yang beredar di masyarakat aman, sehat, utuh dan halal, serta layak dikonsumsi,” harapnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana , Surianto menyampaikan rasa terima kasih serta rasa hormat yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini.Pelatihan dan sertifikasi juru sembelih halal bertujuan untuk
1. memberikan penjaminan daging yang halal bagi konsumen
2. Meningkatkan pengetahuan dan kapasitas juru sembelih halal
3. Memenuhi standar kelayakan usaha pemotongan ternak baik ternak ruminansia maupun unggas
4. Dapat menyediakan juru sembelih hewan qurban yang bersertifikasi
“Mudah-mudahan kegiatan yang baik ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan bagi juru sembelih hewan halal serta akan membawa berkah maslahah bagi kita semua,” pungkasnya.
Untuk diketahui Peserta pelatihan sebanyak 32 orang dari berbagai kecamatan seperti rumbia rumbia tengah, Rarowatu, mata oleo poleang, poleang selatan, poleang barat, poleang timur, poleang utara, tontonunu, rarut, lantari jaya dan kabaena.
