Hujan Deras Tak Goyahkan Semangat Paskibraka Bombana Saat Penurunan Sang Merah Putih
Bombana, 17 Agustus 2025 — Hujan deras yang mengguyur halaman eks MTQ Kabupaten Bombana sore tadi tak menyurutkan semangat dan keteguhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam melaksanakan tugas penurunan Sang Merah Putih pada upacara penurunan bendera peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dengan langkah pasti dan formasi yang tetap tegap, Pasukan 8 tampil penuh dedikasi, menunjukkan jiwa patriotisme dan kedisiplinan yang tinggi. Meski seragam basah kuyup dan bendera terasa berat karena air hujan, para anggota Paskibraka tetap menjalankan tugas dengan sempurna dan tanpa cela.
Komandan Pleton 8 pada upacara penurunan bendera kali ini dipimpin oleh Anas, siswa dari SMAN 10 Bombana. Ia memimpin pasukan dengan ketenangan dan ketegasan luar biasa, mencerminkan hasil dari tempaan selama satu bulan penuh dalam masa pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka.
Bayu Adha Pratama, siswa dari SMAN 03 Bombana, ditunjuk sebagai Pembentang Bendera, dan bersama dengan Muhammad Dewa dari SMKN 05 Bombana, keduanya sukses menjalankan tugas penurunan bendera dalam kondisi yang cukup menantang. Pembawa baki Ajeng Dwi Musti Kusmadi asal siswa SMAN 03 Bombana.
Walau bendera dalam kondisi basah dan berat akibat guyuran hujan deras, proses penurunan dilakukan dengan presisi, kehormatan, dan penuh khidmat. Tepuk tangan dan sorak semangat dari para peserta upacara dan tamu undangan yang bertahan di tengah guyuran hujan pun menjadi bukti apresiasi terhadap semangat juang para paskibraka muda ini.
"Kami diajarkan bahwa disiplin dan tanggung jawab adalah harga mati, hujan bukan alasan untuk mundur dari tugas negara," ujar salah satu anggota paskibraka dengan penuh semangat usai upacara.
Momentum ini menjadi bukti bahwa jiwa nasionalisme para pemuda Bombana tak luntur oleh cuaca. Mereka menunjukkan bahwa tugas pengibaran maupun penurunan Sang Merah Putih adalah kehormatan yang dijunjung tinggi dalam situasi apa pun.
Penurunan bendera mengakhiri rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80 di Kabupaten Bombana dengan penuh haru dan kebanggaan. Semangat para paskibraka ini menjadi simbol harapan baru bagi masa depan bangsa—bahwa generasi muda siap meneruskan estafet perjuangan dengan tekad yang tak mudah goyah. (sinaganur)
