PEMKAB BOMBANA LAKSANAKAN KEGIATAN GERAKAN PANGAN MURAH SERENTAK 17 KABUPATEN/KOTA
Bombana, PPID Utama Bombana – Dalam rangka menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor: 000.1.5/2210, mengenai Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak di 17 kabupaten/kota, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), resmi menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL), Rabu (19/3/2025).
Turut hadir dalam kegiatan diantaranya, Ketua TP PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos., Forkopimda Kabupaten Bombana, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga pangan dan meringankan beban masyarakat, terutama di bulan Ramadhan. Gerakan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 19 hingga 21 Maret 2025, bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bombana serta Pengusaha dan Petani lokal dengan harga yang sudah disubsidi oleh pemerintah.
Bupati Bombana Burhanuddin, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa GAUL ini merupakan salah satu langkah konkret untuk menjaga daya beli masyarakat, serta mengatasi lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi saat bulan puasa. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, agar kebutuhan pangan selama Ramadhan dapat tercukupi dengan harga yang lebih terjangkau.
“Melalui GAUL ini, kami ingin memastikan bahwa pangan tetap tersedia dengan harga yang wajar, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir soal harga bahan pokok. Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini,” ujar Bupati Bombana.
Kegiatan GAUL ini menyediakan berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, serta bahan pokok lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat selama Ramadhan. Penjualannya dilakukan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Selain itu, Bupati Burhanuddin juga berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi daerah dan memperkuat ketahanan pangan lokal. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, Dinas Ketahanan Pangan, serta TPID, diharapkan gerakan ini dapat menjadi solusi untuk menjaga kestabilan harga pangan di Kabupaten Bombana.
Gerakan Pangan Murah Keliling ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini, terlebih di tengah suasana Ramadhan yang penuh berkah.(Hun)
