Berita Terkini

Image

PEMKAB BOMBANA TERIMA MAHASISWA KKN REGULER UNIVERSITAS HALUOLEO

Bombana, PPID Utama – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi menerima 610 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Berdampak Batch 1 Tahun 2026 dari Universitas Halu Oleo (UHO). Kegiatan penerimaan tersebut dilaksanakan pada Senin, (2/2/2026), bertempat di Aula Kantor Bupati Bombana.

Penerimaan mahasiswa KKN ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, pimpinan Universitas Halu Oleo, dosen pembimbing lapangan, serta ratusan mahasiswa peserta KKN yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah Kabupaten Bombana.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ir. Syahrun, M.P.W.K., yang mewakili Bupati Bombana, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar program KKN Reguler Berdampak Universitas Halu Oleo dapat selaras dengan arah dan kualitas pembangunan daerah.

“Kami berharap program KKN Reguler Berdampak Universitas Halu Oleo ini dapat selaras dengan peningkatan kualitas pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong sektor pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan masyarakat, serta peningkatan kapasitas masyarakat pesisir. Dengan semangat menumbuhkan keterampilan inovatif mahasiswa, baik melalui edukasi, pendampingan, penerapan teknologi tepat guna, penguatan literasi, maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Ir. Syahrun.

Sementara itu, Plt. Rektor Universitas Halu Oleo, Dr. Herman, S.H., LL.M., menjelaskan bahwa KKN Reguler Berdampak Batch 1 Tahun 2026 mengusung tema “Keberdayaan Masyarakat dan Keberlanjutan Lingkungan”, yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

“Kami mengupayakan agar program KKN ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam aspek keberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Isu ini juga menjadi perhatian utama Universitas Halu Oleo dan sejalan dengan 17 tujuan SDGs,” jelas Dr. Herman.

Ia menambahkan, melalui KKN Reguler Berdampak, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang telah diperoleh di bangku kuliah sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing, tetapi juga dituntut untuk menunjukkan kontribusi konkret di tengah masyarakat.

“Mahasiswa KKN reguler kali ini akan mencoba mengimplementasikan ilmu yang dimiliki sekaligus menunjukkan kontribusi nyata bagi keberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Selanjutnya, kami akan melakukan pemantauan untuk melihat dampak yang dapat dihasilkan dari program tersebut,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan KKN Reguler Berdampak ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bombana.(nfl/hn)