Sosialisasi Pendaftaran Paskibraka Tahun 2025 di SMA Negeri 13 Bombana
Sebanyak 64 siswa/siswi kelas 10 dari SMA Negeri 13 Bombana mengikuti sosialisasi pendaftaran Paskibraka tahun 2025 yang digelar di halaman sekolah pada Rabu, 5 Februari 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh dr. Sunandar, MM.Kes dengan dihadiri langsung oleh Sekretaris Badan, Drs. Budiman, MM, admin Transparansi Paskibraka, Nursia Sinaga, dan 4 orang Tim Kesbangpol lainnya yakni Sabril, S.Sos, MM, Budu, S.IP, Marlina, A.Md.Pely dan Azlina Febriani, S.Sos.
Dalam kesempatan tersebut, Drs. Budiman, MM menjelaskan terkait substansi pelaksanaan paskibraka. “Paskibraka tak hanya sebatas baris berbaris namun paskibraka bertujuan untuk membentuk kader penerus bangsa yang memiliki nilai-nilai Pancasila. Proses seleksi Paskibraka membutuhkan peserta yang tidak hanya berprestasi tetapi juga memiliki kedisiplinan dan semangat juang yang tinggi. Seleksi Paskibraka adalah seleksi menemukan putra/putri terbaik bangsa”, ungkap Budiman mengawali giat sosialisasi.
Selanjutnya, Nursia menjelaskan mekanisme pendaftaran dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon peserta, yakni: warga negara Indonesia, calon Paskibraka merupakan pelajar kelas X (sepuluh) dengan minimal usia 16 (enam belas) tahun sampai dengan 18(delapan belas) tahun pada tanggal 17 Agustus 2025. memperoleh izin tertulis dari kepala sekolah, memperoleh persetujuan tertulis dari orang tua/wali, mengisi dan menandatangani pernyataan kesediaan mematuhi peraturan program paskibraka, nilai akademik minimal berkategori baik, sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah yang diterbitkan setelah tanggal pengumuman pada masing-masing daerah, memiliki tinggi badan paling rendah 170 (seratus tujuh puluh) sentimeter dan paling tinggi 180 (seratus delapan puluh) sentimeter untuk pelajar putra, paling rendah 165 (seratus enam puluh lima) sentimeter dan paling tinggi 175 (seratus tujuh puluh lima) sentimeter untuk pelajar putri, yang dinyatakan dalam surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan pemerintah dan terakhir memiliki bentuk kaki O (O been) dengan ekstremitas paling banyak 5 (lima) sentimeter, bentuk kaki X (X been) dengan ekstremitas paling banyak 5 (lima) sentimeter, dan tidak memiliki bentuk telapak kaki datar (flat foot).
Dalam hal tinggi badan untuk Paskibraka Tingkat Kabupaten Bombana akan menyesuaikan dengan kondisi di daerah. Artinya masih ada peluang penurunan ukuran tinggi badan minimal bagi putra dan putri. Dan untuk pendaftaran Paskibraka dapat diakses melalui web https://paskibraka.bpip.go.id/. Tahapan seleksi paskibraka akan dimulai dengan Seleksi Berkas/Administrasi dialnjutkan dengan Seleksi Wawasan Kebangsaan secara online, Seleksi Intelegensia Umum secara onlin. Kedua seleksi ini dilakukan dengan sistim gugur. Seleksi berikutnya Seleksi Kesehatan, Seleksi Parade, Seleksi PBB, Seleksi Kesamaptaan dan Seleksi Kepribadian. Sedangkan untuk jadwal seleksi administrasi paskibraka diperkirakan akan dmulai pada akhir Februari atau awal Maret 2024.
Pihak Sekolah SMAN 13 , Samsul Sugiat Kamagi selaku wakil Kepala Sekolah menyambut baik kedatangan Tim dari Badan Kesbangpol, beliau berharap tahun ini jumlah pelajar SMAN 13 banyak yang lolos menjadi Paskibraka Tahun 2025. “Tahun lalu 3 orang siswa saya yang menjadi Paskibraka Tahun 2025 ini insya Allah akan meningkat, “ ungkapnya dengan lantang.
Sosialisasi pun berakhir dengan optimal, siswa/siswi mendengarkan dengan seksama. Sekretaris Badan Kesbang dan Politik Kabupaten Bombana yang sebelumnya pernah menjabat sebagai sekretaris Dikbud Kabupaten Bombana ini menyampaikan kembali bahwa seleksi paskibraka terbuka umum bagi siswa/siswa kelas 10 dengan memperhatikan persyaratan yang ada. “Semakin banyak siswa/siswi yang mendaftar maka semakin besar peluang untuk menemukan putra-putri terbaik bangsa yang akan mengibarkan sang saka merah putih pada HUT RI tahun 2025 mendatang, tutup Budiman. (sinaganur)
