TP PKK BOMBANA IKUTI KEGIATAN BEST PRACTICE THREE ZEROS SECARA VIRTUAL
Bombana, PPID Utama Kabupaten Bombana — Sebagai bagian dari program Three Zeros, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga /BKKBN menyelenggarakan kegiatan Best Practice Three Zeros : Kepemilikan Akta Kelahiran Anak Usia Dini secara virtual melalui zoom meeting, Senin (21/7/2025).
Dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kab. Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos melalui lokasi yang terpisah, sejumlah pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, turut berpartisipasi mengikuti kegiatan Best Practice Three Zeros di Pendopo Rujab Bupati Bombana, dengan Narasumber yaitu Direktur Bina Ketahanan Keluarga Balita dan Anak Kemendukbangga/ BKKBN dan Deputi Bidang KSPK Kemendukbangga/ BKKBN.
Program Three Zeros merupakan inisiatif strategis yang difokuskan pada peningkatan kualitas hidup keluarga Indonesia, melalui tiga indikator utama yaitu: Zero Akta Kelahiran (menjamin seluruh anak memiliki akta kelahiran), Zero Tidak Punya Jaminan Kesehatan, dan Zero Tidak Memiliki Rumah Layak Huni. Dalam kegiatan ini, kepemilikan akta kelahiran anak usia dini menjadi tema utama, mengingat pentingnya dokumen tersebut dalam menjamin hak identitas, pendidikan, dan perlindungan sosial anak.
Melalui kegiatan ini, TP PKK dari seluruh Indonesia berbagi praktik baik (best practices) terkait strategi dan inovasi yang telah dilakukan di daerah masing-masing untuk mendorong percepatan kepemilikan akta kelahiran, termasuk integrasi program PKK, pelayanan jemput bola, dan sinergi lintas sektor.
Ketua TP PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh program Three Zeros sebagai bagian dari penguatan peran keluarga dalam pembangunan daerah.
“Kepemilikan akta kelahiran adalah hak dasar setiap anak. TP PKK Bombana akan terus bersinergi dengan OPD terkait dan para kader di lapangan untuk memastikan seluruh anak di Bombana memiliki akses yang mudah dan cepat dalam memperoleh akta kelahiran,” ujar Hj. Fatmawati.
TP PKK Kabupaten Bombana juga berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan, mendorong partisipasi aktif keluarga dalam program jaminan kesehatan nasional, serta memperjuangkan peningkatan akses terhadap rumah layak huni melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan mengikuti kegiatan ini, TP PKK Bombana berharap dapat memperkuat langkah nyata dalam menghapuskan tiga permasalahan mendasar keluarga tersebut, demi mewujudkan keluarga sejahtera dan berkualitas di Kabupaten Bombana.(SrM)
