WAKIL BUPATI BOMBANA PIMPIN RAPAT EVALUASI PEMENUHAN DOKUMEN MCSP
Bombana, PPID Utama Bombana – Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si memimpin Rapat Evaluasi Pemenuhan Dokumen Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Kabupaten Bombana Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat Measa Laro Kantor Bupati, Rabu (3/12/2025).
Rapat ini dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bidang yang membidangi hal tersebut, Admin MCSP, serta Admin MCSP masing-masing OPD area intervensi. Kegiatan tersebut menjadi agenda strategis untuk memastikan seluruh dokumen MCSP telah disusun secara lengkap dan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.
MCSP merupakan sebuah program yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencegah korupsi di pemerintahan daerah. Program ini menilai kinerja pemerintah daerah di delapan area intervensi yang rentan korupsi.
Pada Tahun 2025, Kabupaten Bombana menargetkan peningkatan kualitas dokumen MCSP di seluruh OPD. Dalam arahannya, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani menyampaikan bahwa pemenuhan dokumen MCSP bukan hanya formalitas, tetapi menjadi dasar dalam menilai sejauh mana kinerja seluruh OPD dalam mewujudkan pemerintah daerah bebas korupsi.
“Pemenuhan dokumen MCSP ini adalah bentuk bagaimana kita mengelola pemerintahan yang bebas dari korupsi. Data yang tidak akurat akan berdampak besar pada kita semua. Karena itu, setiap OPD harus benar-benar mengisi secara konsisten dan sesuai kenyataan lapangan, jangan ada apologis didalamnya” ujarnya.
Beliau juga menegaskan agar seluruh OPD mempercepat progres pemenuhan dokumen sebelum memasuki tahapan evaluasi berikutnya. “Kita ingin Bombana menjadi daerah yang maju dengan tata kelola yang bersih dan terukur. MCSP adalah salah satu instrumen menuju ke sana. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat, bekerja sama, dan menyelesaikan dokumen tepat waktu,” tegas Wakil Bupati.
Berdasarkan laporan admin MCSP, rata-rata progres pemenuhan dokumen MCSP Kabupaten Bombana saat ini telah mencapai 60–70 persen. “Kami sudah memetakan OPD yang progresnya cepat dan yang masih terkendala. Tim teknis akan melakukan pendampingan lebih intensif dalam dua minggu ke depan,” ujar admin MCSP Kabupaten Bombana.(hun)
